Mar 11

Sesuatu dari CoRel

Mbak Yeni dari ProRep, memfasilitasi proses CoRel

Mbak Yeni dari ProRep, memfasilitasi proses CoRel

FederasiHapsari: HAPSARI sudah memasuki tahun kedua kerjasama dengan Program Representasi (ProRep – USAID) dimana selama periode kerjasama telah mendapatkan lebih dari 17 kegiatan untuk memperkuat kapasitas, baik berupa pelatihan dan lokakarya maupun dalam bentuk dukungan lain seperti penyediaan peralatan kantor. Pada akhir tahun 2013, HAPSARI memanfaatkan SAC (Self-Assessment of Competence) dimana selain melibatkan staf para mitra, dalam proses juga mengundang mitra strategis, misal SKPD atau DPRD untuk dapat juga memberikan masukan. Sebagai bagian dari evaluasi internal kinerja lembaga dimana kemudian telah disepakati adanya rencana strategis untuk 3 tahun (sampai dengan 2016). Baca kelanjutan entri ini »

Tautan permanen menuju artikel ini: http://hapsari.jejaring.org/2015/03/11/sesuatu-dari-corel/

Jan 28

Pentas Punokawan, Galang Komitmen Dukungan

Gareng dan Petruk menyambut kedatangan peserta Sarasehan Nasional HAPSARI

Gareng dan Petruk menyambut kedatangan peserta Sarasehan Nasional HAPSARI

FederasiHapsari: Tahun 2014, HAPSARI menjalankan program advokasi untuk memperkuat peran perempuan dalam mewujudkan kemandirian ekonomi (bekerjasama dengan ProRep). Dalam program ini, HAPSARI merancang strategi kampanye untuk memperkuat isu advokasi tersebut menggunakan media-media alternatif yang dimiliki HAPSARI yaitu Teater, Radio dan media sosial (Facebook dan Website). Sepanjang tahun 2014 dilaksanakan tiga kali pementasan teater bersamaan dengan kegiatan-kegiatan program lainnya yang melibatkan masyarakat dan kalangan pemerintahan. Pada Desember 2014, bertempat di Graha Saba Permana Universitas Gajah Mada Yogyakarta HAPSARI kembali pelakukan pementasan teater, kali dengan pementasan Punokawan. Baca kelanjutan entri ini »

Tautan permanen menuju artikel ini: http://hapsari.jejaring.org/2015/01/28/pentas-punokawan-galang-komitmen-dukungan/

Des_December_abbreviation 15

PRESS RELEASE Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan dan Anak Indonesia: Prioritas!

Bu MenteriPeningkatan kualitas hidup perempuan dan anak menjadi program prioritas yang sangat diperhatikan oleh Kementerian PP-PA. Hal tersebut sejalan dengan program ke-5 Visi Misi Presiden yang terangkum dalam Nawacita yang sekaligus terintegrasikan dengan Visi Misi Kementerian, yakni program peningkatan kualitas hidup manusia Indonesia. Begitulah hal yang disampaikan Menteri PP-PA, Yohana S. Yembise saat menghadiri Sarasehan Nasional dalam rangka Peringatan 24 tahun Himpunan Serikat Perempuan Indonesia (HAPSARI), di Yogyakarta, Sabtu (6/12) lalu. Baca kelanjutan entri ini »

Tautan permanen menuju artikel ini: http://hapsari.jejaring.org/2014/12/15/press-release-peningkatan-kualitas-hidup-perempuan-dan-anak-indonesia-prioritas/

Des_December_abbreviation 15

Hilangkan Batasan Akses Ekonomi Yang Merugikan Perempuan Desa

Konferensi PersKabariNews – Organisasi perempuan yang fokus pada pergerakan perbaikan ekonomi perempuan akar rumput, Himpunan Serikat Perempuan Indonesia (HAPSARI), menyampaikan kepada Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohanna Susana Yembise, tentang pentingnya pemerintah untuk ikut menyerukan dan mendorong semua pihak-badan pemerintah lintas jenjang, akademisi, para pelaku advokasi, dan sektor privat-untuk ikut mengambil peran menciptakan peluang dan mendorong kemandirian ekonomi perempuan. Baca kelanjutan entri ini »

Tautan permanen menuju artikel ini: http://hapsari.jejaring.org/2014/12/15/hilangkan-batasan-akses-ekonomi-yang-merugikan-perempuan-desa/

Des_December_abbreviation 01

Bersama Perguruan Tinggi Indonesia

(30/11/14) FederasiHapsari: Pada Nopember 2014, dua kegiatan digelar HAPSARI di dua tempat, Yogyakarta dan Medan. Kali ini, HAPSARI berhasil mendapatkan dukungan konkrit dari Universitas Gajahmada (UGM) melalui Pusat Studi Perdesaan dan Kawasan (PSPK) dan Pusat Studi Wanita (PSW) serta Universitas Sumatera Utara melalui Pusat Penelitian HAM dan Fakultas Pertanian Universitas HKBP Nomensen. Tiga perguruan tinggi dengan empat lembaga penelitian ini mendukung pelaksanaan kegiatan Seminar Publik Hasil Penelitian tentang Tantangan dan Peluang Perempuan Dalam Pengembangan Ekonomi Lokal yang dilakukan HAPSARI sepanjang bulan September hingga Oktober 2014 lalu. Baca kelanjutan entri ini »

Tautan permanen menuju artikel ini: http://hapsari.jejaring.org/2014/12/01/bersama-perguruan-tinggi-indonesia/

Okt_October_abbreviation 29

Enam Tantangan Untuk Perempuan

Tim Peneliti Kulon Progo (Anna Mayasari) sedang melakukan wawancara dengan Informan

Tim Peneliti Kulon Progo (Anna Mayasari) sedang melakukan wawancara dengan Informan

FederasiHapsari: Minggu kedua September sampai minggu kedua Oktober 2014, HAPSARI melakukan penelitian tentang tentangan-tantangan dan peluang perempuan dalam pengembangan usaha ekonomi lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peluang bagi perempuan untuk mengembangkan usaha ekonomi di tingkat lokal masih tersedia, antara lain melalui “celah” adanya komitmen pemerintah daerah untuk memberikan peran “pendampingan” dalam manajemen usaha dan pemasaran, dan komitmen membangun kerjasama dalam program pembangunan daerah untuk peningkatan ekonomi lokal. Namun, tantangan yang dihadapi jauh lebih banyak dibanding celah peluang yang tersedia. Mulai dari aspek permodalan, masalah perijinan termasuk sertifikasi produk, masalah infrastruktur; mulai dari tempat usaha, peralatan produksi hingga jalan dan transportasi umum, masalah packaging (pengemasan produk); hingga masalah pemasaran dimana produk-produk berkualitas dari komunitas belum menemukan “pasar” tersendiri. Baca kelanjutan entri ini »

Tautan permanen menuju artikel ini: http://hapsari.jejaring.org/2014/10/29/enam-tantangan-untuk-perempuan/

Post sebelumnya «